Periode Kritis atau lebih mudah
dimengerti sebagai Periode Sensitif dapat dikatakan sebagai saat yang paling optimal
bagi seseorang untuk mempelajari sesuatu. Tidak sebelumnya karena ia belum
siap, dan juga tidak jauh sesudahnya karena ia sudah terlambat. Kami kutip
pengertian Periode Kritis yang kami cari melalui Google:
“A
critical period really is a specific time during which an organism has to
experience stimuli in order to progress through developmental stages properly.
Have you ever taken a language class in school? Did you find it difficult? One
reason is that we, as humans, have a critical period for language development. During that time, we are much more capable of learning a new
language than at other, later times -- it just comes much easier during that
time. In particular, if children
don't start speaking around a certain time, it can become even more difficult
for them to pick up their native language. Thus, there are critical periods for
learning language. A related term is Sensitive Period.”
Belajar atau mulai berwirausaha juga ada periode sensitifnya. Pada usia
berapa sebaiknya seseorang belajar atau mulai berwirausaha? Apakah setelah usia
50 tahun, mendekati pensiun? Atau bahkan mulai setelah dipensiunkan pada usia
60 tahun?
Apakah belajar berwirausaha harus berhenti bekerja? Apakah harus mulai
dengan modal yang cukup besar?
Kita dapat mulai belajar berwirausaha pada saat kita masih bekerja. Setahap
demi setahap, mulai dengan lingkup dan skala yang kecil. Mungkin kurang
optimal, tetapi lebih baik daripada terlambat. Adalah lebih baik kita
mempersiapkan diri secara matang sebelum terjun langsung berwirausaha, agar
kita dapat memperkecil resikonya.
Mari belajar berwirausaha. Mari belajar bekerja sama. Mari bermitra. Sukses
selalu!
Rukan Mutiara
Taman Palem blok C6 / 18,
Jakarta
11730, telp. 5435 8060, 6850 7819.
e-mail : rejekikami@gmail.com
asa19consulting@gmail.com