Monday, January 26, 2015

Periode Kritis atau Periode Sensitif.

Periode Kritis atau lebih mudah dimengerti sebagai Periode Sensitif dapat dikatakan sebagai saat yang paling optimal bagi seseorang untuk mempelajari sesuatu. Tidak sebelumnya karena ia belum siap, dan juga tidak jauh sesudahnya karena ia sudah terlambat. Kami kutip pengertian Periode Kritis yang kami cari melalui Google:
“A critical period really is a specific time during which an organism has to experience stimuli in order to progress through developmental stages properly. Have you ever taken a language class in school? Did you find it difficult? One reason is that we, as humans, have a critical period for language development. During that time, we are much more capable of learning a new language than at other, later times -- it just comes much easier during that time. In particular, if children don't start speaking around a certain time, it can become even more difficult for them to pick up their native language. Thus, there are critical periods for learning language. A related term is Sensitive Period.”
Belajar atau mulai berwirausaha juga ada periode sensitifnya. Pada usia berapa sebaiknya seseorang belajar atau mulai berwirausaha? Apakah setelah usia 50 tahun, mendekati pensiun? Atau bahkan mulai setelah dipensiunkan pada usia 60 tahun?
Apakah belajar berwirausaha harus berhenti bekerja? Apakah harus mulai dengan modal yang cukup besar?
Kita dapat mulai belajar berwirausaha pada saat kita masih bekerja. Setahap demi setahap, mulai dengan lingkup dan skala yang kecil. Mungkin kurang optimal, tetapi lebih baik daripada terlambat. Adalah lebih baik kita mempersiapkan diri secara matang sebelum terjun langsung berwirausaha, agar kita dapat memperkecil resikonya.
Mari belajar berwirausaha. Mari belajar bekerja sama. Mari bermitra. Sukses selalu!
Rukan Mutiara Taman Palem blok C6 / 18,
Jakarta 11730, telp. 5435 8060, 6850 7819.
e-mail : rejekikami@gmail.com

asa19consulting@gmail.com

No comments:

Post a Comment